MENGUBAH BENCI JADI CINTA DENGAN 2 KATA

Benci dan cinta. 2 kata yang menunjukkan persepsi kita kepada seseorang. Kalau tidak cinta, ya berarti benci, kalau tidak benci, ya berarti cinta.

Sebagai manusia normal pada umumnya, pasti kita pernah mengalami peristiwa yang membuat kita menumbuhkan rasa benci pada orang lain. Perasaan benci itu muncul ketika ada peristiwa yang membuat hati kita “merasa” tersakiti, atau “merasa” ada ketidakadilan yang menimpa diri.

Entah itu kepada seorang teman, sahabat, pacar, atau mantan (Ya ini kebanyakan orang alami) atau mungkin kepada orang  yang anda tidak kenal yang hanya datang memberikan rasa benci kepada anda lalu hilang. Itu adalah hal yang normal pada diri, akan tetapi, mari.. saya akan mengajak anda menjadi manusia luar biasa kali ini.

“Jikalau itu menjadi sesuatu yang normal, lantas salahkah kita untuk membenci?” tanyamu…

Perlu diketahui dan perlu untuk dibedakan, “Mengalami” rasa benci itu adalah hal yang normal bagi manusia, dan itu bukan sebuah “kesalahan”, yang menjadi sebuah kesalahan adalah ketika rasa benci itu kemudian “Tersimpan” dalam hati kita.

Cukup jelas? Kalau tidak, mari kita mengambil contoh.

Pernahkah anda suatu ketika mengendarai sebuah kendaraan, entah itu sepeda motor, atau mobil dan tiba-tiba ada kendaraan orang lain yang entah siapa lewat dan hampir menyerempet anda di jalan? Apa yang anda rasakan? Mungkin anda akan merasa jengkel dengan orang itu, lalu kemudian bersumpah serapah atau bahkan mengejarnya untuk sekedar memberinya teguran, atau ekstrimnya anda akan melakukan hal serupa kepada pengendara lain sebagai bentuk pelampiasan atas rasa marah anda yang tadi?

Nah, rasa jengkel anda tadi adalah sebuah hal yang normal dan itu tidak salah. Akan tetapi respon anda terhadapnya yang salah, karena anda menyimpan rasa jengkel dalam hati, lalu memberikan respon yang negatif.

Menjadi manusia luar biasa yang saya maksud disini bukan berarti anda tidak memiliki rasa benci, akan tetapi membuat anda bagaimana merespon rasa benci tadi dan mengubahnya menjadi rasa cinta hanya dengan 2 kata.

Bagaimana cara mengubah benci menjadi cinta hanya dengan 2 kata?

Sebelum saya memberikan resepnya, harus anda ketahui dulu apasih penyebab rasa benci itu muncul dalam hati? Mengapa ketika ada orang yang hampir membuat anda kecelakaan, kemudian muncul rasa jengkel atau bahkan marah kepadanya?

Jawabannya adalah karena di dalam pikiran anda terdapat prasangka. mungkin ketika kejadian itu anda berpikir bahwa “Dia itu bodoh, dia adalah orang yang tidak pandai menyetir dan tidak tau etika dalam berkendara, mengapasih dia sebodoh itu”.

Nah itu tadi, perasaan jengkel muncul karena adanya prasangka. Nama penyebabnya adalah prasangka, terdiri dari 2 suku kata, Pra (sebelum) Sangka(perkiraan) kalau diartikan berarti perkiraan yang ada sebelum hal itu benar, atau sesuatu yang belum tentu terjadi yang ada dalam pikiran.

Ringkasnya, Anda membenci seseorang karena ada kesalahpahaman pikiran yang anda buat sendiri, anda terlalu men-judge seseorang itu salah.

Nah.. 2 kata yang saya maksud adalah ketika ada hal yang menimpa diri anda yang membuat anda marah, tanyakan pada diri anda sendiri 2 kata ajaib ini. Yakni, “Kenapa” dan ”Karena”.

Mungkin anda bingung, akan tetapi mari kita aplikasikan kepada contoh yang tadi.

Suatu ketika anda sedang berkendara, tiba-tiba ada mobil yang ingin mendahului anda tanpa memberi aba-aba klakson dan dengan ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi. Sebagai manusia normal, mungkin anda akan merasa jengkel dan memberikan respon bersumpah serapah atau mengejarnya, akan tetapi tunggu dulu. Stop sampai di  “merasa jengkel” itu, anda sekarang berada pada tahap manusia normal, jikalau anda melanjutkan mengejarnya dan memarahinya anda bukan lagi manusia normal akan tetapi manusia pendendam.

Untuk menjadi manusia luar biasa tadi, ketika anda merasa jengkel, tanyakan pada diri anda 2 kata ajaib. Kenapa sih dia ugal-ugalan? lalu jawab dengan prasangka positif, Karena mungkin dia lagi ada meeting dengan orang penting, atau mungkin dia lagi buru-buru karena saudaranya sedang sakit dan sangat butuh bantuannya karena ia hanya seorang diri dan sedang sekarat.

Nah ketika ini diterapkan, masihkah timbul rasa jengkel atau benci? Sebagai manusia yang normal dan baik mungkin rasa jengkel atau amarah anda akan mereda.

“Ah,, tidak semudah itu bagi saya, karena sudah menjadi pribadi saya yang pemarah” Katamu…

Baiklah.. jurus selanjutnya adalah ubah posisi anda, bukan berarti posisi anda yang sedang menyetir lalu ke belakang, lalu siapa yang akan menyetir? Hehe..

Maksud saya adalah anggap diri anda berada pada posisi pelaku tadi. Anggaplah anda orang yang sedang buru-buru karena saudara anda sedang sekarat, tidak mungkin anda akan mengendara dengan sangat pelan bukan? Nah.. dengan anggapan itu, sebagai manusia yang sangat-sangat normal amarah anda pasti berhenti.

Begitulah cara kerja 2 kata ajaib ditambah perubahan posisi yang mengubah rasa benci menjadi cinta dalam sekejap. Dan hal ini berlaku di segala jenis situasi. kepada teman, sahabat, saudara, orang tua, pacar, mantan, dan semua orang yang ada dikehidupan anda.

Selamat menjadi manusia yang luar biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top