{"id":350,"date":"2020-03-21T08:06:41","date_gmt":"2020-03-21T01:06:41","guid":{"rendered":"https:\/\/learningwithdzul.com\/uncategorized\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/"},"modified":"2026-04-04T12:00:03","modified_gmt":"2026-04-04T05:00:03","slug":"tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/","title":{"rendered":"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p>Di Indonesia khususnya masyarakat awam, mungkin jarang yang pernah mendengar kata SMART Economy, pun ketika ia mendengar kata dari lingkungannya paling mentok ia hanya tau dengan kata SMART City yang telah di terapkan oleh kota Bandung utamanya dan kini telah gencar-gencarnya tiap kota lain ingin menerapkannya, itupun mungkin jarang yang tau maksud dan artinya apa. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi disini penulis tidak dulu membahas tentang SMART City tapi lebih kepada SMART Economy yang sangat masih asing ditelinga masyarakat kita. Lalu bagaimana dengan SMART Economy? Apakah teman-teman tahu atau pernah mendengar istilah ini? Mungkin teman-teman bisa meraba apa sih maksud dari kata SMART Economy disini. Jika di <em>Translate<\/em> kan ke Bahasa Inggris yaitu ekonomi pintar atau ekonomi cerdas. Lalu apakah maksud dari ekonomi cerdas itu?<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum kita menelaah lebih lanjut tentang SMART Economy, kita harus tahu dulu apa arti lain dari SMART? Disini kita dapat menguraikan apa arti dari S.M.A.R.T. tersebut<\/p>\n\n\n\n<p>social&nbsp;: dengan menggunakan kekuatan jejaring sosial di sekitar kita maka bisnis akan lebih cepat berkembang, contohnya jejaring sosial di sekeliling pelanggan yang bisa membawa keuntungan yang besar dengan merekomendasikan produk\/ brand ke khalayak yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Mobile&nbsp;: dengan media mobile maka representasi bisnis dalam bentuk konten akan bisa diakses secara mudah dimana saja dan kapan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Apps&nbsp;: dengan representasi bisnis dalam bentuk apps yang baik dalam bentuk kemudahan (usability) dan kenyamanan (user experience) maka akan meingkatkan&nbsp;engagement&nbsp;dan loyalitas pelanggan ke bisnis kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Real Time&nbsp;: dengan menyediakan fasilitas interaksi real time pada saat pelanggan membutuhkan bantuan, jawaban, &nbsp;pembelian, maka akan meningkatkan nilai bisnis kita di mata pelanggan<\/p>\n\n\n\n<p>Trusted&nbsp;: dengan menjamin bahwa transaksi yang dilakukan itu aman dan privacy pelanggan terjaga maka akan meningkatkan nilai bisnis kita di mata pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>(<a href=\"https:\/\/andrya.staff.telkomuniversity.ac.id\/s-m-a-r-t-economy\/\">https:\/\/andrya.staff.telkomuniversity.ac.id\/s-m-a-r-t-economy\/<\/a>&nbsp; di akses tanggal 21\/03\/2020)<\/p>\n\n\n\n<p>smart economy atau ekonomi cerdas mencakup inovasi dan persaingan, jika semakin banyak inovasi-inovasi baru yang dikembangkan maka akan menambah peluang usaha baru dan meningkatkan persaingan pasar usaha\/modal.<\/p>\n\n\n\n<p>Meningkatnya jumlah pelaku usaha mengakibatkan persaingan pasar menjadi semakin ketat. Sehingga inovasi-inovasi baru perlu diciptakan untuk mempertahankan eksistensi bisnis pelaku usaha tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>(<a href=\"http:\/\/teknologi-wahyubukian.blogspot.com\/2015\/10\/smart-city-smart-economy-teknologi.html\">http:\/\/teknologi-wahyubukian.blogspot.com\/2015\/10\/smart-city-smart-economy-teknologi.html<\/a>&nbsp; Di akses tanggal 21\/03\/2020)<\/p>\n\n\n\n<p>Smart Economy&nbsp;diringkas menjadi dua hal. Pertama membuka akses informasi yang luas sehingga meningkatkan peluang warga untuk melakukan aktivitas ekonomi yang efektif. Kedua untuk aktivitas bisnis yang sudah berjalan, akan mereduksi biaya operasional lebih minimal, lebih produktif dan tumbuh dalam konteks&nbsp;\u2019sustainable\u2019. Pertanyaan selanjutnya bagaimana membuat bisnis lebih produktif serta efisien, salah satu jawabannya adalah&nbsp;Datafication, alias mengusahakan semua aktivitas bisnis dapat direpresentasikan dalam bentuk data dan tercatat, untuk itu perlu&nbsp;\u2018attitude \/ SOP\u2019&nbsp;yang disiplin dalam usaha usaha untuk tertib data&nbsp;(data entry), pengumpulan data, crawling data,&nbsp;data analytics&nbsp;dan lain lain.<\/p>\n\n\n\n<p>(<a href=\"https:\/\/andrybrew.blog\/2015\/04\/28\/smart-economy-smart-city-dalam-konteks-ekonomi\/\">https:\/\/andrybrew.blog\/2015\/04\/28\/smart-economy-smart-city-dalam-konteks-ekonomi\/<\/a>&nbsp; di akses tanggal 21\/03\/2020)<\/p>\n\n\n\n<p>Nah.. setelah mengetahui apa definisi dari SMART Economy, lantas timbul pertanyaan tentang bagaimana cara agar SMART Economy dapat di jalankan? Jawabannya adalah melalui beberapa penerapan teknologi. Ya. Kita memang hidup di jaman yang serba teknologi, teknologi yang digunakan untuk penerapan SMART City antara lain :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>E-<em>Business <\/em>yang tediri dari E-Commerce dan M-Commerce yang keduanya berkaitan dengan Mobile Computing<\/li><li>Mobile Computing&nbsp;yang terdiri dari Reability, OOP, dan Stability. Kunci dari Reability adalah&nbsp;cloud computing,&nbsp;OOP dapat berupa operasi sistem yang terdapat didalam andorid, Ios serta mobile operasi sistem lainnya.<\/li><li>Cloud Computing&nbsp;didefinisikan sebagai layanan-layanan yang digunakan secara cuma-cuma di internet, didalam mewujudkan&nbsp;smart economic&nbsp;digunakan 3 layanan yang terdapat didalam&nbsp;cloud computing&nbsp;yaitu IAAS (Infrastructre AS A Service)&nbsp;penyediaan sarana infrastruktur jaringan komputer (computer network), perangkat keras jaringan, komputer server, media penyimpanan (storage), processor, serta proses virtualisasi yang menunjang proses komputasi.&nbsp;PAAS (Platform AS A Service) menyediakan platform untuk membantu proses pengembangan perangkat lunak secara cepat dan mudah yang pada umumnya berbasis web dan telah disediakan fitur-fitur yang memudahkan&nbsp;programmer&nbsp;maupun pengguna awam dalam mengembangkan aplikasi. Serta&nbsp;SAAS (Software AS A Service) layanan yang paling banyak digunakan, berbentuk pemakaian bersama perangkat lunak (aplikasi) yang siap pakai. Dengan sebuah komputer, mobile sistem operasi, aplikasi&nbsp;web browser,&nbsp;dan koneksi internet atau intranet saja, seorang pengguna dapat dengan mudah mengakses SAAS.<\/li><li>NFC &amp; RFID. NFC merupakan&nbsp; merupakan bentuk komunikasi nirkabel jarak-pendek di mana antena yang digunakan lebih pendek daripada gelombang sinyal operator (yang mencegah interferensi gelombang dari antena yang sama), dan RFID merupakan&nbsp;teknologi wireless yang kompak. RFID berpotensi sangat besar untuk kemajuan perniagaan (commerce). RFID menggunakan chip yang dapat dideteksi pada range beberapa meter oleh pembaca RFID. Peranan NFC &amp; RFID didalam&nbsp;Smart Economic&nbsp;yaitu sebagai&nbsp;E-Payment&nbsp;(transaksi pembayaran&nbsp;didalam proses penjual belian sebuah bisnis didalam usaha).&nbsp;E-Payment&nbsp;merupakan sistem pembayaran sedangkan&nbsp;Smart Payment&nbsp;merupakan selain aplikasinya yang pintar, usernya juga harus pintar didalam menggunakan aplikasi yang ada dalam kata lain pengguna dan sistem sama-sama harus bisa dihandalkan.<\/li><li>IoT\/M2M merupakan teknologi yang memungkinkan adanya pengendalian, komunikasi dan kerja sama dengan berbagai perangkat kerass melalui jaringan internet.<\/li><li>ERP, CRM, HRM. dari ketiga teknologi tersebut terdiri dari POS, SI (Sistem Informasi), Desktop OOPS, Cloud Apps&nbsp;(SMS Cloud), serta Web Apps. Dimana POS biasanya digunakan pada bagian kasir disebuah perusahaan serta dibagian inventory.<\/li><li>OTT<em>&nbsp;(Over The Top),<\/em>&nbsp;merupakan layanan dengan konten yang berupa data, informasi atau multimedia yang berjalan melalui jaringan internet. Layana&nbsp; OTT biasanya menumpang pada operator karena sifatnya yang beroperasi di atas jaringan internet milik sebuah operator telekomunikasi. Contoh Aplikasi OTT yaitu sosial media seperti Line, Google+, Facebook, Twitter, WhatApps, Telegram serta sosial media lainnya. Berikut ini merupakan cara kerja dari OTT yaitu OTT Service sebagai penyedia layanan OTT sedangkan Telco Word merupakkan penyedia infrastruktur dari OTT World.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>( <a href=\"http:\/\/teknologi-wahyubukian.blogspot.com\/2015\/10\/smart-city-smart-economy-teknologi.html\">http:\/\/teknologi-wahyubukian.blogspot.com\/2015\/10\/smart-city-smart-economy-teknologi.html<\/a> &nbsp;&nbsp;di akses tanggal 21\/03\/2020)<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan penjelasan di atas kita jadi lebih banyak tahu mengenai SMART Economy itu seperti apa. Lantas apakah SMART Economy ini sudah ada yang menerapkan? Mari kita analisis perusahaan apa saja yang telah menerapkan SMART Economy. Disini saya akan membahas 3 Perusahaan yaitu perusahaan GOJEK, GRAB dan \u2026\u2026 akan tetapi yang penulis titik fokuskan adalah analisis SMART Economy dalam sudut pandang Socialnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>ANALISA SOSIAL SMART CITY PADA PERUSAHAAN GOJEK DAN GRAB<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure data-spectra-id=\"spectra-0cbcff42-2156-468c-a33c-d31484a7dc29\" class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/dzulfiqramnur.wordpress.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/22.png?w=588\" alt=\"\" class=\"wp-image-353\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Grab Bike dan PT&nbsp; Gojek Indonesia memberikan penawaran jasa transportasi dengan&nbsp;&nbsp;&nbsp; berbagai&nbsp;&nbsp;&nbsp; kemudahan&nbsp;&nbsp;&nbsp; dalam&nbsp;&nbsp;&nbsp; pemesanan.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Inovasi&nbsp;&nbsp;&nbsp; yang&nbsp;&nbsp;&nbsp; ingin disampaikan&nbsp;&nbsp; dari&nbsp;&nbsp; adanya&nbsp;&nbsp; Ojek&nbsp;&nbsp; Online&nbsp;&nbsp; ini&nbsp;&nbsp; adalah&nbsp;&nbsp; penggabungan&nbsp;&nbsp; antara transportasi&nbsp; umum&nbsp; yaitu&nbsp; ojek&nbsp; dengan&nbsp; penggunaan&nbsp; teknologi&nbsp; komunikasi tepat&nbsp; guna&nbsp; yaitu&nbsp; Internet.&nbsp; Grab&nbsp; Bike&nbsp; dan&nbsp; PT&nbsp; Gojek&nbsp; Indonesia&nbsp; menawarkan suatu&nbsp;&nbsp; inovasi&nbsp;&nbsp; dimana&nbsp;&nbsp; masyarakat&nbsp;&nbsp; tidak&nbsp;&nbsp; hanya&nbsp;&nbsp; bisa&nbsp;&nbsp; menggunakan&nbsp;&nbsp; cara konvensional&nbsp; dalam&nbsp; memesan&nbsp; sarana&nbsp; transportasi&nbsp; Ojek&nbsp; pilihannya,&nbsp; tetapi juga&nbsp; bisa&nbsp; menggunakan&nbsp; cara&nbsp; yang&nbsp; modern&nbsp; untuk&nbsp; pemesanannya.&nbsp; Semuanya dengan menggunakan aplikasi yang terhubung dengan internet.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsistensi Ojek Online dalam penerapan teknologi komunikasi tepat guna ini menjawab&nbsp; masalah sosial&nbsp; dan&nbsp; kekhawatiran&nbsp; masyarakat&nbsp; akan&nbsp; transportasi umum&nbsp; terutama&nbsp; di&nbsp; wilayah&nbsp; ibukota.&nbsp; Dengan&nbsp; bermunculan&nbsp; bisnis&nbsp; penyedia jasa transportasi Ojek Online seperti Grab Bike dan Gojek memberikan solusi bagi&nbsp;&nbsp; kemacetan&nbsp;&nbsp; yang&nbsp;&nbsp; terjadi&nbsp;&nbsp; di&nbsp;&nbsp; daerah&nbsp;&nbsp; Jabodetabek&nbsp;&nbsp; dan&nbsp;&nbsp; memberikan kenyamanan bagi konsumennya.<\/p>\n\n\n\n<p>Grab&nbsp; Bike&nbsp; dan&nbsp; Gojek&nbsp; menerapakan&nbsp; teknologi&nbsp; komunikasi&nbsp; tepat&nbsp; guna&nbsp; karena penggunaannya&nbsp; memang&nbsp; sesuai&nbsp; (tepat&nbsp; guna)&nbsp; dengan&nbsp; kebutuhan dan&nbsp; kondisi yang&nbsp; ada&nbsp; pada&nbsp; masa&nbsp; kini.&nbsp; Teknologi&nbsp; komunikasi&nbsp; tepat&nbsp; guna&nbsp; yang&nbsp; diterapkan dalamGrab Bike dan Gojek ini bisa dijadikan solusi bagi permasalahan dalam masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam\u00a0\u00a0 proses\u00a0\u00a0 penyampaian\u00a0\u00a0 inovasi\u00a0\u00a0 Ojek\u00a0\u00a0 Online\u00a0\u00a0 yang\u00a0\u00a0 menggabungkan transportasi\u00a0 dengan\u00a0 perkembangan\u00a0 teknologi\u00a0 komunikasi\u00a0 tepat\u00a0 guna\u00a0 yang berbasis\u00a0 internet,\u00a0 pastinya\u00a0 Gojek\u00a0 dan\u00a0 Grab\u00a0 Bike\u00a0 menggunakan\u00a0 berbagai saluran\u00a0\u00a0\u00a0 atau\u00a0\u00a0\u00a0 media\u00a0\u00a0\u00a0 penyampai\u00a0\u00a0\u00a0 inovasi\u00a0\u00a0\u00a0 tersebut.\u00a0\u00a0\u00a0 Pertama\u00a0\u00a0\u00a0 adalah menggunakan\u00a0 media\u00a0 sosial,\u00a0 media\u00a0 televisi\u00a0 dan Interpersonal\u00a0 Communication Approachyang\u00a0 secara\u00a0 sengaja\u00a0 direncanakan\u00a0 dan\u00a0 direalisasikan\u00a0 perusahaan agar inovasi ini dapat diketahui oleh masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Media Sosial\u00a0 sebagai\u00a0 media\u00a0 Penyampai\u00a0 Inovasi\u00a0 Ojek Online.\u00a0 Media\u00a0 sosial yang digunakan untuk media penyebar informasi tentang Gojek atau Grab Bike\u00a0 memanfaatkan\u00a0 banyak\u00a0 platform\u00a0 media\u00a0 sosial\u00a0 di\u00a0 antaranya\u00a0 Youtube, Facebook, Instagram dan berbagai komunitas virtual seperti Kaskus. Pada media\u00a0 sosial\u00a0 Youtube\u00a0 contohnya,\u00a0 banyak\u00a0 sekali\u00a0 iklan\u00a0 iklan\u00a0 yang\u00a0 ingin disampaikan\u00a0 Gojek\u00a0 tentang\u00a0 kisah\u00a0 hidup\u00a0 dari\u00a0 drivernya.\u00a0 Di\u00a0 dalam\u00a0 iklan yang\u00a0 dibuat\u00a0 Gojek\u00a0 tersebut\u00a0 ingin\u00a0 menampilkan\u00a0 bahwa\u00a0 Gojek\u00a0 telah\u00a0 ikut membantu\u00a0 masalah\u00a0 pemerintah\u00a0 akan\u00a0 pengangguran\u00a0 dan\u00a0 peningkatan sosial\u00a0 ekonomi\u00a0 masyarakat.\u00a0 Selain\u00a0 itu\u00a0 juga,\u00a0 banyak\u00a0 infografik-infografik yang\u00a0 ditampilkan\u00a0 Gojek\u00a0 dan\u00a0 Grab\u00a0 Bike\u00a0 untuk\u00a0 menginformasikan\u00a0 tentang akses\u00a0\u00a0 dan\u00a0\u00a0 penggunaan\u00a0\u00a0 ke\u00a0\u00a0 aplikasi\u00a0\u00a0 Gojek\u00a0\u00a0 dan\u00a0\u00a0 Grab\u00a0\u00a0 Bike\u00a0\u00a0 dengan menggunakan smartphone\/mobilephone.Bahkan\u00a0 Gojek\u00a0 dan\u00a0 Grab\u00a0 Bike\u00a0 sebenarnya boomingatau\u00a0 menjadi\u00a0 popular karena adanyagambar Meme yang sengaja dibuat untuk menarik simpati dan\u00a0 atensi\u00a0 masyarakat\u00a0 akan\u00a0 keberadaan transportasi\u00a0 ini.\u00a0 Meme\u00a0 tersebut banyak\u00a0 menampilkan\u00a0 citra\u00a0 bahwa\u00a0 dengan\u00a0 adanya\u00a0 Gojek\u00a0 dan\u00a0 Grab\u00a0 Bike, Ojek\u00a0\u00a0 tidak\u00a0\u00a0 lagi\u00a0\u00a0 dianggap\u00a0\u00a0 sebagai\u00a0\u00a0 pekerjaan\u00a0\u00a0 rendahan.\u00a0 Dalam\u00a0\u00a0 Meme tersebut,\u00a0 ditampilkan\u00a0 gambar\u00a0 driver\u00a0 Gojek\u00a0 yang\u00a0 memiliki\u00a0 paras\u00a0 yang menarik\u00a0 dan\u00a0 menggunakan\u00a0 kendaraan\u00a0 motor\u00a0 yang\u00a0 bagus\u00a0 dan\u00a0 bahkan dengan merek motor yang mahal.<\/li><li>Media televisi disini bukan sebagai media penyampai iklan yang persuasif tetapi biasanya digunakan untuk menyampaikan berita tentang Gojek dan Grab\u00a0 Bike\u00a0 yang\u00a0 popular dan diminati\u00a0 masyarakat\u00a0 karena\u00a0 inovasinya\u00a0 yang menggabungkan\u00a0\u00a0\u00a0 layanan\u00a0\u00a0\u00a0 pemesanan\u00a0\u00a0\u00a0 ojek\u00a0\u00a0\u00a0 dengan\u00a0\u00a0\u00a0 aplikasi\u00a0\u00a0\u00a0 yang dihubungkan dengan internet. Terlebih lagi, pendapatan yang didapatkan oleh\u00a0 driver\u00a0 Gojek\u00a0 dan\u00a0 Grab\u00a0 Bike\u00a0 yang\u00a0 menggiurkan\u00a0 karna\u00a0 gaji\u00a0 yang diberikan\u00a0 cukup\u00a0 tinggi\u00a0 sehingga\u00a0 menarik\u00a0 karyawan\u00a0 dan\u00a0 mahasiswa\u00a0 yang notabennya\u00a0 bukan\u00a0 seorang\u00a0 tukang\u00a0 ojek\u00a0 mulai\u00a0 beralih\u00a0 menjadi\u00a0 driver Gojek\u00a0 dan\u00a0 Grab\u00a0 Bike.\u00a0 Banyaknya atensi masyarakat\u00a0 untuk\u00a0 menjadi driver ojek\u00a0 menjadi\u00a0 perhatian\u00a0 media\u00a0 massa\u00a0 untuk\u00a0 meliput\u00a0 berita\u00a0 mengenai fenomena\u00a0 Ojek\u00a0 Online\u00a0 ini.\u00a0 Pada\u00a0 akhirnya,\u00a0 Ojek\u00a0 Online\u00a0 ini\u00a0 mulai\u00a0 dikenal masyarakat\u00a0 secara\u00a0 luas\u00a0 dari\u00a0 semua\u00a0 kalangan\u00a0 baik\u00a0 menengah\u00a0 ke\u00a0 atas sampai menengah ke bawah.<\/li><li>Interpersonal\u00a0 Communication \u00a0Approach.\u00a0 Pendekatan\u00a0 komunikasi\u00a0 secara interpersonal\u00a0 disampaikan oleh\u00a0 driver\u00a0 kepada\u00a0 konsumennya.\u00a0 Komunikasi interpersonal\u00a0 yang\u00a0 disampaikan\u00a0 dari\u00a0 setiap\u00a0 driver\u00a0 Gojek\u00a0 dan\u00a0 Grab\u00a0 Bike berupa komunikasi interpersonal bermedia dan juga secara langsung saat pelayanan\u00a0 jasa\u00a0 transportasi\u00a0 itu\u00a0 berlangsung.\u00a0 Pelayanan\u00a0 yang\u00a0 ramah\u00a0 dan mengedepankan\u00a0 standar\u00a0 pelayanan\u00a0 yang\u00a0 berkualitas\u00a0 merupakan\u00a0 salah satu inovasi dalam bisnis Ojek Online yang ingin disampaikan masyarakat. Dengan\u00a0 komunikasi\u00a0 secara\u00a0 langsung\u00a0 antara\u00a0 driver\u00a0 dengan\u00a0 pelanggan, inovasi\u00a0 dari\u00a0 adanya\u00a0 bisnis\u00a0 Ojek\u00a0 Online\u00a0 yang\u00a0 memiliki\u00a0 standar\u00a0 pelayanan yang\u00a0 baik\u00a0 mengubah\u00a0 citra\u00a0 dari\u00a0 Ojek\u00a0 sendiri\u00a0 yang\u00a0 awalnya\u00a0 adalah\u00a0 kerjaan rendahan menjadi pekerjaan yang bergengsi.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>(<a href=\"https:\/\/www.neliti.com\/id\/publications\/171997\/analisis-penerapan-teknologi-komunikasi-tepat-guna-pada-bisnis-transportasi-ojek\">https:\/\/www.neliti.com\/id\/publications\/171997\/analisis-penerapan-teknologi-komunikasi-tepat-guna-pada-bisnis-transportasi-ojek<\/a>&nbsp;&nbsp; di akses tanggal 21-03-2020)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>ANALISA SOSIAL SMART CITY PADA PERUSAHAAN STARBUCKS<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure data-spectra-id=\"spectra-5ec659cc-f70b-4a94-a31a-4a53bb8e22a7\" class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/dzulfiqramnur.wordpress.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/capture.png?w=563\" alt=\"\" class=\"wp-image-352\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Starbucks Corporation adalah sebuah jaringan kedai kopi dari Amerika Serikat yang bermarkas di Seattle, Washington. Starbucks adalah perusahaan kedai kopi terbesar di dunia, dengan 15.012 kedai di 44 negara. Logo Starbucks berasal dari Syren, ikan duyung berekor kembar dan bermahkota dari mitologi Yunani. Logo ini sendiri dipilih karena nama Starbucks berasal dari cerita Kapten Ahab, yang berpetualang di lautan lepas sehingga pemilihan syren ini dirasa tepat dan ada keterkaitan. Logo starbucks yang memperlihatkan sebuah brand hijau dengan dua bintang dan dan memperlihatkan duyung syren yang yang memakai tiara \/mahkota. Hal ini agak kontroversial namun menarik dan mudah diingat untuk dikenal di seluruh dunia. Strabucks menjual kopi, minuman panas berbasis espresso, minuman dingin dan panas lainnya, makanan ringan, serta cangkir dan bijih kopi. Melalui divisi Starbucks Entertainment dengan merek Hear Music, perusahaan ini juga memasarkan buku, musik, dan film.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang di sampaikan sebelumnya Starbucks merupakan jaringan kedai kopi internasional yang berasal dari Amerika Serikat. Pasarnya telah merambah secara luas, termasuk Indonesia. Starbucks mampu mengekspansi bisnisnya melalui strategi promosi melalui media sosial dengan baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi konten marketing dan&nbsp;<em>copywriting<\/em>&nbsp;digunakan Starbucks dikemas secara ringkas tapi berkelas. Konten marketing merupakan sebuah strategi pemasaran dengan distribusi konten yang menarik audiens, didukung dengan adanya&nbsp;copywriting&nbsp;yang mampu menonjolkan isi dari konten marketing.<\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat 4 media sosial yang digunakan oleh Starbucks Indonesia sebagai media promosi, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Instagram&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : @Starbucksindonesia<\/li><li>Twitter&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : @SbuxIndonesia<\/li><li>Facebook&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Starbucks Indonesia<\/li><li>Web&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : www.starbucks.co.id<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Dari keempat media sosial tersebut, Instagram merupakan media promosi Starbucks yang paling banyak mendapatkan perhatian dari audiens. Mengapa Instagram? Berikut penjelasannya<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Bentuk konten marketing<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>&nbsp;<\/strong>Konten marketing yang ada di Instagram Starbucks Indonesia berupa foto dan video.&nbsp;Foto yang diunggah biasanya menggambarkan tentang produk-produk Starbucks, pengumuman promo tertentu, ilustrasi&nbsp;campaign&nbsp;Starbucks.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal video, contoh dalam&nbsp;campaign&nbsp;#DisconnectToConnect, Starbucks membuat video yang menceritakan realitas kehidupan sosial masyarakat yang kecanduan&nbsp;gadget&nbsp;sehingga mengabaikan relasi sosial. Starbucks mampu menarik perhatian audiens dengan membuat konten dengan isu dekat audiens.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Bentuk Copywriting<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Copywriting digunakan untuk membantu audiens memahami merek dan membangkitkan minat pasar untuk membeli produk.&nbsp;Copywriting&nbsp;di Instagram Starbucks disematkan dalam foto atau video, serta&nbsp;caption. Caption&nbsp;Instagram Starbucks Indonesia tetap menggunakan bahasa Inggris, menyesuaikan dengan target pasar global Starbucks.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Call to Action<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Starbucks sebagai perusahaan besar juga berpartisipasi dalam&nbsp;campaign, menggerakan masyarakat untuk melakukan hal tertentu. Selain mengadakan&nbsp;campaign&nbsp;yang dikemas dalam konten marketing, Starbucks juga selalu menyematkan produknya. Jadi yang diinginkan Starbucks adalah mengajak masyarakat untuk melalukan kampanye tersebut sambil menikmati produk Starbucks.<\/p>\n\n\n\n<p>Konten marketing dan&nbsp;copywriting&nbsp;yang baik mampu membangkitkan&nbsp;awareness&nbsp;audiens terhadap perusahaan&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/tag\/bisnis\">bisnis<\/a>, memicu keinginan masyarakat untuk membeli produk perusahaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Citra perusahaan juga akan meningkat dengan konten yang ditampilkan, loyalitas konsumen juga akan dapat terjaga melalui kontrol media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>(<a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/petraradyab\/5cd112cb95760e45572fa526\/konten-marketing-dan-copywriting-starbucks-indonesia\">https:\/\/www.kompasiana.com\/petraradyab\/5cd112cb95760e45572fa526\/konten-marketing-dan-copywriting-starbucks-indonesia<\/a>&nbsp; di akses tanggal 21\/03\/2020)<\/p>\n\n\n\n<p>Daftar Pustaka<\/p>\n\n\n\n<p>(<a href=\"https:\/\/andrya.staff.telkomuniversity.ac.id\/s-m-a-r-t-economy\/\">https:\/\/andrya.staff.telkomuniversity.ac.id\/s-m-a-r-t-economy\/<\/a>)<\/p>\n\n\n\n<p>(<a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/petraradyab\/5cd112cb95760e45572fa526\/konten-marketing-dan-copywriting-starbucks-indonesia\">https:\/\/www.kompasiana.com\/petraradyab\/5cd112cb95760e45572fa526\/konten-marketing-dan-copywriting-starbucks-indonesia<\/a>)<\/p>\n\n\n\n<p>(<a href=\"https:\/\/www.neliti.com\/id\/publications\/171997\/analisis-penerapan-teknologi-komunikasi-tepat-guna-pada-bisnis-transportasi-ojek\">https:\/\/www.neliti.com\/id\/publications\/171997\/analisis-penerapan-teknologi-komunikasi-tepat-guna-pada-bisnis-transportasi-ojek<\/a>)<\/p>\n\n\n\n<p>( <a href=\"http:\/\/teknologi-wahyubukian.blogspot.com\/2015\/10\/smart-city-smart-economy-teknologi.html\">http:\/\/teknologi-wahyubukian.blogspot.com\/2015\/10\/smart-city-smart-economy-teknologi.html<\/a>)<\/p>\n\n\n\n<p>(<a href=\"https:\/\/andrybrew.blog\/2015\/04\/28\/smart-economy-smart-city-dalam-konteks-ekonomi\/\">https:\/\/andrybrew.blog\/2015\/04\/28\/smart-economy-smart-city-dalam-konteks-ekonomi\/<\/a>)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Indonesia khususnya masyarakat awam, mungkin jarang yang pernah mendengar kata SMART Economy, pun ketika ia mendengar kata dari lingkungannya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-350","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-self-development"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi - Learning With Dzul<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi - Learning With Dzul\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di Indonesia khususnya masyarakat awam, mungkin jarang yang pernah mendengar kata SMART Economy, pun ketika ia mendengar kata dari lingkungannya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Learning With Dzul\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-03-21T01:06:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-04T05:00:03+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dzul fiqram\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dzul fiqram\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dzul fiqram\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/73f98add6062e109069f1b2ac78dbdbb\"},\"headline\":\"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi\",\"datePublished\":\"2020-03-21T01:06:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-04T05:00:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/\"},\"wordCount\":2389,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/73f98add6062e109069f1b2ac78dbdbb\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dzulfiqramnur.wordpress.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/22.png?w=588\",\"articleSection\":[\"Self Development\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/\",\"name\":\"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi - Learning With Dzul\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dzulfiqramnur.wordpress.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/22.png?w=588\",\"datePublished\":\"2020-03-21T01:06:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-04T05:00:03+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzulfiqramnur.wordpress.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/22.png?w=588\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dzulfiqramnur.wordpress.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/22.png?w=588\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/self-development\\\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\\\/\",\"name\":\"Learning With Dzul\",\"description\":\"Berbagi ilmu, cerita, dan perjalanan belajar skill digital dan financial\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/73f98add6062e109069f1b2ac78dbdbb\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/73f98add6062e109069f1b2ac78dbdbb\",\"name\":\"Dzul fiqram\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Gemini_Generated_Image_i98risi98risi98r-e1774165721900.webp\",\"url\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Gemini_Generated_Image_i98risi98risi98r-e1774165721900.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Gemini_Generated_Image_i98risi98risi98r-e1774165721900.webp\",\"width\":710,\"height\":714,\"caption\":\"Dzul fiqram\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Gemini_Generated_Image_i98risi98risi98r-e1774165721900.webp\"},\"description\":\"Dzul Fiqram adalah seorang Digital Marketer yang berpengalaman lebih dari 4 tahun, khususnya di bidang SEO dan Content Marketing. Selain itu ia juga merupakan praktisi aktif di pasar finansial sejak 2024, khususnya perdagangan emas (XAUUSD). Melalui learningwithdzul.com, Dzul berbagi wawasan teknis dan edukasi strategis untuk membantu audiens memahami dunia digital marketing dan trading secara mendalam.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/learningwithdzul.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/learningwithdzul.com\\\/en\\\/author\\\/dzulfiqram18gmail-com\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi - Learning With Dzul","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi - Learning With Dzul","og_description":"Di Indonesia khususnya masyarakat awam, mungkin jarang yang pernah mendengar kata SMART Economy, pun ketika ia mendengar kata dari lingkungannya [&hellip;]","og_url":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/","og_site_name":"Learning With Dzul","article_published_time":"2020-03-21T01:06:41+00:00","article_modified_time":"2026-04-04T05:00:03+00:00","author":"Dzul fiqram","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dzul fiqram","Est. reading time":"12 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/"},"author":{"name":"Dzul fiqram","@id":"https:\/\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\/#\/schema\/person\/73f98add6062e109069f1b2ac78dbdbb"},"headline":"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi","datePublished":"2020-03-21T01:06:41+00:00","dateModified":"2026-04-04T05:00:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/"},"wordCount":2389,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\/#\/schema\/person\/73f98add6062e109069f1b2ac78dbdbb"},"image":{"@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dzulfiqramnur.wordpress.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/22.png?w=588","articleSection":["Self Development"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/","url":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/","name":"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi - Learning With Dzul","isPartOf":{"@id":"https:\/\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dzulfiqramnur.wordpress.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/22.png?w=588","datePublished":"2020-03-21T01:06:41+00:00","dateModified":"2026-04-04T05:00:03+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/#primaryimage","url":"https:\/\/dzulfiqramnur.wordpress.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/22.png?w=588","contentUrl":"https:\/\/dzulfiqramnur.wordpress.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/22.png?w=588"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/self-development\/tugas-nde-analisa-studi-kasus-dari-aspek-sosial-smart-ekonomi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/learningwithdzul.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tugas NDE : Analisa Studi Kasus dari Aspek Sosial SMART Ekonomi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\/#website","url":"https:\/\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\/","name":"Learning With Dzul","description":"Berbagi ilmu, cerita, dan perjalanan belajar skill digital dan financial","publisher":{"@id":"https:\/\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\/#\/schema\/person\/73f98add6062e109069f1b2ac78dbdbb"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/wheat-ferret-291440.hostingersite.com\/#\/schema\/person\/73f98add6062e109069f1b2ac78dbdbb","name":"Dzul fiqram","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Gemini_Generated_Image_i98risi98risi98r-e1774165721900.webp","url":"https:\/\/learningwithdzul.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Gemini_Generated_Image_i98risi98risi98r-e1774165721900.webp","contentUrl":"https:\/\/learningwithdzul.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Gemini_Generated_Image_i98risi98risi98r-e1774165721900.webp","width":710,"height":714,"caption":"Dzul fiqram"},"logo":{"@id":"https:\/\/learningwithdzul.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Gemini_Generated_Image_i98risi98risi98r-e1774165721900.webp"},"description":"Dzul Fiqram adalah seorang Digital Marketer yang berpengalaman lebih dari 4 tahun, khususnya di bidang SEO dan Content Marketing. Selain itu ia juga merupakan praktisi aktif di pasar finansial sejak 2024, khususnya perdagangan emas (XAUUSD). Melalui learningwithdzul.com, Dzul berbagi wawasan teknis dan edukasi strategis untuk membantu audiens memahami dunia digital marketing dan trading secara mendalam.","sameAs":["http:\/\/learningwithdzul.com"],"url":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/author\/dzulfiqram18gmail-com\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"trp-custom-language-flag":false},"uagb_author_info":{"display_name":"Dzul fiqram","author_link":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/author\/dzulfiqram18gmail-com\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Di Indonesia khususnya masyarakat awam, mungkin jarang yang pernah mendengar kata SMART Economy, pun ketika ia mendengar kata dari lingkungannya [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/350","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=350"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/350\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1647,"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/350\/revisions\/1647"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=350"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=350"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/learningwithdzul.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=350"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}