BERBICARA mengenai cinta memang tak ada habisnya, karena sejatinya kita hidup dan mati itu semuanya karena cinta. Jika anda ingin hidup bahagia, tentu anda membutuhkan cinta.
Namun, kadangkala cinta kadang berubah menjadi benci dan membuat hidup nampak galau tak karuan. Sekarang ijinkan saya untuk memberitahukan tentang bagaimana sih cara agar cinta yang telah kita bangun itu dapat bertahan langgeng.
Cinta yang akan saya bahas kali ini bukan hanya soal percintaan hubungan asmara antara 2 sejolI, akan tetapi cinta dalam artian luas, yaitu relationship. Relationship atau hubungan cinta yang terjalin kesemua entitas kehidupan, utamanya kepada orang tua, teman, sahabat, atau pasangan anda.
“Mengapa harus ada cara mempertahankan? Bukankah kalau cinta itu bisa bertahan selama masih baik-baik saja? Bukankah kalau sudah benar-benar cinta, ia tak akan lepas?”
Ya.. saya sepenuhnya sepakat jika anda mengatakan bahwa cinta itu dapat bertahan selama masih dalam kondisi baik-baik saja. Akan tetapi pertanyaannya, sampai kapan anda bisa menjamin kondisi baik-baik saja itu? adakah sesuatu yang dapat menjamin suatu kondisi menjadi permanen? Tentu saja tidak. Harus ada usaha yang membuat kondisi baik-baik saja itu tetap hadir.
Sebagai contoh. Jika kamu adalah orang yang pernah menjalin kisah asmara dengan seseorang atau mungkin pasanganmu saat ini, coba ingat-ingat dan coba bandingkan, dulu sewaktu kamu masih masa masa PDKT dengan pasanganmu pasti rasanya sangat bahagia sekali, jika notifikasi chatnya muncul kamu seakan kegirangan seperti anak kecil yang dihadiahi mainan kecil, jika kamu jalan bareng dengannya, pasti kamu akan memakai pakaian terbaikmu dengan gaya yang sangat tampan menurutmu sampai yang biasanya hanya menggunakan parfum sekali semprotan, sekarang kamu menggunakannya berkali-kali semprotan.
Pernahkah kamu bertanya mengapa melakukan hal demikian? Mungkin jawabannya karena kamu ingin terlihat baik didepannya, nah inilah yang dimaksud dengan kondisi yang baik yang dapat membuat cinta atau hubungan itu bertahan.
Nah sekarang coba bandingkan, majukan waktunya. Bandingkan sikap kamu dengan pasanganmu semasa berbulan-bulan atau bertahun-tahun kamu menjalin hubungan dengannya, sebagian besar kebiasannya pasti sudah berbeda, mungkin notifikasi chatnya sudah tak lagi menjadi sesuatu yang Wahh seperti dulu, atau mungkin juga notifikasi chatnya sudah kamu anggap sebagai sesuatu yang tidak penting lagi dan bahkan mengganggumu?
Inilah yang dinamakan fase bosan, dan tidak jarang banyak hubungan yang kandas akibat hal itu. Nah,, inilah bukti bahwa tidak ada yang menjamin kalau hubungan anda dengan pasangan anda itu tetap dalam kondisi baik-baik saja
Tapi bukankah rasa bosan itu hal yang wajar? Bisa dilalui tergantung orangnya.
Ya, sangat betul, rasa bosan itu hal yang wajar dan inilah tandanya bahwa rasa cinta yang dimiliki itu memiliki jangka waktu tertentu dan inilah yang menyebabkan saya tidak sepakat dengan pernyataan bahwa “Cinta itu Abadi”.
Disini saya ingin menekankan kepada para pembaca bahwa, Tidak ada Cinta yang Abadi, meskipun ada itu hanyalah Cinta Tuhan kepada makhluknya, selepas daripada itu tidak ada, yang memungkinkan cinta itu dapat bertahan adalah “Usaha” anda sendiri untuk mempertahankannya.
Dan perlu saya tekankan kembali hal ini tidak hanya khusus untuk cinta-cintaan pria dan wanita akan tetapi berlaku bagi segala Cinta (orang tua, teman, sahabat, dll). Kalau untuk lebih ekstremnya mungkin pernah suatu ketika kamu adalah orang yang dulunya sangat alim, rajin melaksanakan shalat berjamaah di masjid lalu kemudian beberapa bulan kemudian kamu kemudian menjadi orang yang pemalas lagi, shalat berjamaahnya mungkin sangat jarang lagi karena memilih untuk shalat dirumah saja. Nah kondisi ini juga merupakan bukti bahwa cinta manusia kepada Tuhan pun tidak permanen.
Cinta yang tidak abadi, belum tentu berarti ia akan habis pada masanya. Hanya saja, ia bisa menjadi langgeng dengan usaha-usaha tertentu. Layaknya sebuah Sim Card yang memiliki masa aktif, masa tenggang, dan masa habis apabila tidak diisi pulsa. Begitupula dengan cinta, memiliki masa aktif, masa tenggang, dan masa habis apabila tak diisi dengan perhatian dan kasih sayang.
Ya.. usaha yang dilakukan adalah memberikan perhatian dan kasih sayang.
“Lho.. bagaimana cerita?
Hubungan asmara antara pasangan yang sering kandas ditengah jalan bukanlah karena permasalahan bosan, akan tetapi masalahnya adalah kurangnya perhatian dan kasih sayang yang menyebabkan hubungan itu terlihat membosankan.
Hubungan persahabatan dengan teman lama yang kini terasa jauh bukanlah permasalahan mereka benci, akan tetapi masalahnya adalah kurangnya perhatian dan kasih sayang.
Seringnya terjadi pertengkaran antara seorang anak dan orang tua pun akarnya adalah kurangnya perhatian dan kasih sayang.
Perhatian dan kasih sayang…
Akan tetapi dalam setiap hubungan, tentu berbeda bentuk perhatian dan kasih sayang yang diberikan. Perhatian dan kasih sayang kepada seorang kekasih tentu berbeda dengan bentuk perhatian kepada dengan seorang sahabat ataupun orang tua, bentuk perhatian untuk seorang kekasih bisajadi semata ucapan “Selamat Pagi”, bentuk perhatian untuk seorang sahabat bisajadi semata ucapan “Apa Kabar?” bentuk perhatian untuk orang tua bisajadi semata ucapan “Ada yang bisa kubantu?”.
Ya.. terlihat kecil akan tetapi perhatian kecil itulah yang akan memperpanjang kembali masa aktif cintamu, menumbuhkan keharmonisan disetiap hubunganmu.
Ingin bukti?
Lebih gampangnya coba perhatikan hubungan asmaramu dengan pasanganmu dulu dan sekarang. Dulu semasa kamu masih mengincarnya, bukankah awalnya si dia masih tak ada rasa kepadamu? Tapi mengapa ketika kamu berhasil mendapat kontak whatsapp nya, sering berkirim kabar dan memberikan perhatian kepadanya, tiba-tiba ia luluh dan jatuh hati kepadamu?
Dulu kamu selalu mengucapkan “Selamat pagi” dan “Selamat malam” bukan? Nah sekarang, pernahkah kamu mengucapkannya kembali? Mungkin karena terkesan sudah tak perlu lagi jadi kamu tidak mengucapkan lagi?
Tidak,, jangan pernah salah.. justru hal itulah yang perlu kamu pertahankan dalam hubungan asmara mu jika ingin selalu aktif. Jangan-jangan karena ke-Cuek-an mu kepadanya justru itu yang membuat hubunganmu kian bosan. Karena sejatinya rasa perhatian akan selamanya menimbulkan rasa cinta.
Jadi pada intinya, jangan pernah meremehkan segala bentuk perhatian kecil untuk menumbuhkan kembali keharmonisan hubunganmu kepada orang lain, sekecil apapun itu. karena sejatinya setiap orang butuh cinta, maka pertahankan cintamu dengan perhatian dan kasih sayang.