Sudah menjadi keharusan bagi kita untuk selalu mengembangkan diri menjadi lebih baik dari hari kemarin, sudah menjadi rintangan bagi kita untuk bisa bangkit dari kelamnya kebiasaan buruk, sudah menjadi tantangan bagi kita untuk tetap konsisten berada pada jalur yang baik dalam hidup. Karena seberapa hebatnya kita dalam perihal teori kepemimpinan, yang sulit adalah memimpin diri sendiri, seberapa hebatnya kita dalam perihal teori manajemen, yang sulit adalah mengatur diri sendiri. Karena sejatinya teori akan terkesan lebih gampang dibanding menindaki.
Terlalu banyak teori yang memuat tentang bagaimana agar hidup dapat produktif, terlalu mudah untuk menuliskan To do List diatas kertas agar hidup kian teratur, terlalu mudah untuk memvisualisasikan hal-hal yang terlampau ingin kita miliki, akan tetapi terlalu sulit untuk menindaki semua agar menjadi kenyataan.
Mungkin banyak diantara kita yang sudah muak mendengar anjuran untuk selalu berpikir positif, mungkin terlalu banyak diantara kita yang sudah bosan mendengar motivasi-motivasi yang tersebar di media, mungkin sudah terlalu acuh jika mendengar bahwa kita harus berubah menjadi yang terbaik dari hari kemarin.
Semua jargon-jargon positif sekarang sudah tak lagi ada artinya dimata kita yang memang telah terlanjur jatuh dalam lembah kemalasan. Sudah tak ada lagi arti dimata kita mendengar semua prinsip-prinsip, tips, metode dari orang terdahulu yang katanya bisa membantu mengatasi permasalahan bagi kita yang terlanjur terperangkap dalam zona kenyamanan.
Memang saya sendiri mengatakan bahwa berubah itu tak semudah mengatakan “Kau harus senantiasa berpikir positif agar kelak dirimu sukses dalam impian” saya sendiri yang merasakan bahwa dibalik banyaknya omongan-omongan produktif para motivator tak bisa begitu mudah mengubah pembiasaan kita yang telah terlanjur tenggelam dalam lembah zona nyaman.
Akan tetapi, tunggu.. pada tulisan saya kali ini, saya tidak lagi bercerita tentang berbagai prinsip-prinsip produktif ala Negara maju, tak lagi berbicara metode-metode yang di kampanyekan oleh ilmuwan terdahulu. tak lagi bercerita tentang kata-kata indah yang telah disampaikan seorang psikiater. Tapi.. pada tulisan kali ini, ijinkan saya untuk berbagi pengalaman sendiri bagaimana saya mampu keluar dari kemalasan menuju hal yang luar biasa dalam hidup saya.
Semua berawal dari 5 menit pertama
Ya.. saya menyatakan bahwa yang membentuk keseluruhan diri anda pada satu hari adalah ada di 5 menit pertama hari anda.
Saya berani meramalkan diri anda bahwa jika anda menghabiskan 5 menit pertama dipagi hari anda dengan hal yang sempurna, maka anda akan menjalani hari anda pada hari itu dengan sempurna juga.
Lha… kok bisa gitu?
Saya pun awalnya ragu dengan cara ini, akan tetapi mungkin cara inilah yang termudah dan efektif dibanding metode-metode lain yang tersebar di media, dan yang selalu dikatakan oleh para motivator. Saya mendapatkan inspirasi ini di sebuah Channel Youtube “Sukses daily”, disitu ada sebuah video yang mengatakan bahwa ketika anda ingin membuat diri anda produktif, maka produktiflah di menit pertama anda dalam mengawali hari.
Caranya bagaimana?
Dimulai dari “Jangan menekan tombol Snooze”
Dalam video itu mengatakan bahwa jika kamu ingin produktif di satu hari, dan hari-hari berikutnya, jangan menekan tombol Snooze pada alarm mu, ketika kamu bangkit dari tempat tidurmu segeralah untuk bangun.
Setelah saya melakukan hal ini, memang agak cukup sulit dihari pertamanya, akan tetapi saya menyesal. Bahwa metode ini tidak ada bedanya dengan metode-metode lain , malah setelah saya memencet tombol snooze, saya memang terbangun untuk melaksanakan ibadah, tapi setelahnya saya tertidur lagi, lalu saya pun kembali kedatangan rasa malas sampai di malam harinya.
Saya tak kunjung menyerah, karena target saya adalah untuk merubah hidup saya yang selalu malas-malasan di usia 21 tahun, saya berpikir bahwa jika saya terus-terusan seperti ini, saya akan menyesal nantinya, itulah toxic pikiran saya yang menurut saya menguntungkan.
Keesokan hari, saya mencoba untuk melakukan tips yang sama akan tetapi sama saja dengan hasil sebelumnya, NIHIL..
Lalu kemudian disatu hari, saya menemukan lagi sebuah video yang mengatakan bahwa “ketika kau ingin berubah, maka awali lah harimu dengan merapikan tempat tidurmu..”
Saya hanya tersenyum kecil mendengar hal itu, mana mungkin dengan merapikan tempat tidur diawal pagi akan membuat diri menjadi disiplin tiba-tiba. Akan tetapi saya tidak ingin menjadi orang yang meremehkan satu hal tanpa pembuktian sendiri. Dan lagi-lagi GAGAL. Saya tidak menemukan perubahan dalam tingkat kedisiplinan dan keproduktifan saya dihari itu.
Lalu saya termenung dan berpikir, dibalik semua metode yang saya temukan dalam Self Development, kenapa saya tidak berubah, apakah karena kesemua metode itu adalah omong kosong semata, atau karena ada masalah dalam diri saya?
Ahh.. sial, pikiran negatif pun kembali muncul dipikiran saya. Tapi tenang, berkat bacaan yang banyak tentang self development, saya akhirnya agak bisa mengendalikan pikiran negatif saya.
Sayapun kemudian melakukan sebuah eksperimen kecil dalam diri saya, saya terpikir untuk menggabungkan metode pertama dan metode kedua tadi yakni, “Jangan Menekan tombol Snooze dan Segera untuk rapikan tempat tidur”, sembari mempraktekkan kedua metode ini, taklupa saya juga menyusun To do List saya semalam sebelumnya.
Dan entah, keajaiban apa yang terjadi, sebuah perubahan besar dalam diri saya terjadi pada hari itu. saya jadi lebih ringan melangkahkan diri untuk mengerjakan hal-hal yang saya rasa baik. Saya merasa lebih produktif, ingin mengerjakan sesuatu lagi, lagi, dan lagi. Awalnya saya bepikir bahwa mungkin ini hanyalah kebetulan semata, atau mungkin ini hanya karena rasa pelampiasan alami diri saya yang frustasi karena ingin selalu berubah menjadi seorang produktif.
Demi untuk mendapatkan validasi atas eksperimen abal-abal tadi. Saya kemudian memutuskan untuk melakukannya dihari esoknya. Dan ajaib, lagi-lagi saya merasa lebih produktif dibanding hari-hari sebelum saya menggunakan metode eksperimen ini.
Saya tidak menekan tombol Snooze pada Alarm saya, dan saya langsung merapikan tempat tidur ku setelahnya. Kupikir ini sebuah mantra, akan tetapi saya berusaha untuk menganalisa apa yang sebenarnya terjadi, dan memberitahukan pada anda.
Kesimpulannya…
Ketika menekan tombol Snooze dan merapikan tempat tidur, saya merasa ada perubahan dalam diri saya, dan saya bersemangat akan perubahan itu. semacam sebuah zat dopamine yang muncul dalam diri, saya merasa lebih baik karena telah menyelesaikan satu hal di pagi hari dan itu menyenangkan. Rasa senang itu kemudian saya ingin mendapatkannya lebih, lebih, dan lebih. Saya membuka catatan To do List yang telah kubuat semalam. Lalu saya dengan ringan kaki mengerjakan hal itu dengan senang. Sama dengan perasaan senang membereskan tempat tidur.
Sejenak, setelah sedikit membereskan dan menyelesaikan beberapa hal di 5 menit pertama dengan baik. Saya mencoba untuk tertidur, tapi ajaibnya. Saya merasa ada dosa jika menghabiskan waktu pagi yang senang ini dengan kembali tertidur, “Kenapa tidak menyelesaikan satu hal lagi”. Pikirku bersemangat saat mencoba menguji eksperimen 5 menit pertama saya.
Dan itu berlangsung sampai malam harinya. Saya merasa puas. Sangat puas karena terjadi perubahan cukup luar biasa dalam hidup saya. Hanya sedikit pekerjaan yang tertunda. Dan saya mengakhiri hari dengan rasa senang.
“Mengawali hari dengan kesenangan, mengakhiri hari dengan kesenangan” bukankah itu menarik?
Mungkin anda berkata “Ahh,, ini Cuma motivasi omong kosong lagi”.
Saya juga tak bisa memaksa untuk percaya, akan tetapi saya berani bertaruh bahwa, selesaikan hari anda di 5 menit pertama dengan baik, maka hari anda akan baik.
Saya menyimpulkan bahwa, ketika dipagi hari, kita selesai mengerjakan sesuatu yang baik di 5 menit pertama. Maka kita akan merasakan sebuah perubahan besar dalam diri, atas perubahan itu kita akan merasa besemangat, semangat akan perubahan tadi ingin terus dan terus kita dapatkan, maka jadilah kita ingin terus dan terus mengerjakan hal lain demi untuk memperoleh rasa semangat tadi. Begitu seterusnya sampai malam hari tiba.
Cobalah untuk memulai 5 menit pertama anda dengan hal baik, dan jangan lupa untuk menggunakan metode produktif lainnya untuk menunjang diri anda.
Selamat mencoba. Dan salam produktif!!!