Prinsip Kaizen : Membentuk Kebiasaan dalam 1 Menit

Kaizen : Kunci 1 Menit dalam merubah kebiasaan

Penyakit yang paling banyak di idap oleh manusia adalah rasa malas. Tak jarang manusia lengser dari jalan kesuksesan karena dihalangi oleh rasa malas, tak jarang orang terlewat mendapatkan kesempatan berharga dalam hidupnya karena rasa malas, tak jarang orang berada di titik terendah dalam hidupnya karena rasa malas.

Rasa malas, adalah musuh diluar selimut yang semua orang paham akan dampaknya tapi tak semua orang tahu cara menjinakkannya. Semua orang paham bahwa rasa malas harus dilawan demi keuntungan diri tapi tak semua tau bagaimana melawannya, kadang berhasil lepas tapi lagi-lagi jatuh kembali. dan kabar buruknya usia yang paling banyak diserang oleh penyakit ini ialah mereka yang seharusnya berada dalam masa produktif, yaitu Pemuda.

Semua tahu, pemuda adalah aset terbesar dari sebuah bangsa. Dipundaknya lah tergenggam arah gerak masa depan sebuah negara, tapi apadaya dikala sebuah negara mayoritas pemudanya banyak di juluki dengan istilah kaum rebahan? Bahkan bangga mengidentitaskan dirinya sebagai kaum rebahan. Bukan bermaksud untuk pesimis, tapi jika ingin dipikir, bagaimana nasib kedepannya? Dikala pemuda di negara lain sibuk berinvestasi, sibuk mengembangkan diri, sibuk memperkaya karya dan di apresiasi oleh negaranya. Sementara pemuda kita, sibuk merebahkan punggungnya di kasur indekos dan terlarut menjadi penonton karya negara lain dan hanya bisa bertepuk tangan, ketawa ketiwi di balik layar?

Tentu hal ini bukanlah akhir, kalau kata kamus penulis, tak ada yang namanya hidup gagal atau terlambat, yang ada hanyalah kita hidup dari belajar untuk sukses. Terlambat atau gagal akan terjadi ketika semuanya STOP!

Untuk sukses, butuh belajar, untuk belajar butuh contoh. Lalu kepada siapa kita mencontoh untuk merubah kebiasaan malas kita?

Mungkin kita pernah mendengar sebuah negara yang di juluki sebagai negara yang memiliki etos kerja yang tinggi, disiplin, dan anti malas? Ya Benar, Negara Jepang. Kita perlu banyak bercermin dengan negara itu.

Sebenarnya bukan mustahil bagi manusia untuk melepaskan diri dari yang namanya Rasa Malas. Karena kita sendiri mengetahui bahwa negara Jepang juga memiliki penduduk yang secara bentuk anatomi persis dengan penduduk negara kita. Cuma yang membedakan adalah mereka memliki kultur yang sangat disiplin. Bagaimana bisa?

Di negara Jepang, anak-anak mereka sudah di perkenalkan cara merubah kebiasaan dengan prinsip Kaizen. Prinsip Kaizen adalah prinsip yang dipakai oleh orang-orang jepang dalam mengubah dan membentuk kebiasaan hanya dengan bermodalkan 1 menit pertama. Lhoo bagaimana bisa?

Jadi cara kerjanya adalah, lakukan sesuatu yang ingin kau bentuk menjadi sebuah kebiasaan baik dalam dirimu selama 1 menit awal. Contoh. Jika dirimu merasa ingin membentuk kebiasaan membaca buku akan tetapi malas untuk melakukannya karena berpikir begitu berat dan tidak sempat, coba paksakan saja untuk menggenggam atau membaca huruf di buku tersebut selama 1 menit pertama di waktu yang sama secara konsisten setiap hari.

Ingat,, 1 menit pertama di waktu yang sama secara konsisten setiap hari..

Mengapa hal ini terbilang cukup ampuh? Karena sejatinya rasa malas yang ada dalam diri terbentuk ketika diri terlalu banyak untuk berpikir yang berat-berat. Contoh ketika ingin membaca buku, pasti pikiran yang membuat kita malas adalah bagaimana kita bertahan dalam membaca itu selama berjam-jam atau berpuluh-puluh menit. Padahal tidak harus menghabiskan waktu berjam-jam atau bermenit-menit dalam membaca. Cukup sisihkan waktu semenit saja untuk memulai. Dan percaya,, ketika hal ini dilakukan secara konsisten maka lambat laun akan membuat candu. Dan inilah yang diterapkan oleh orang jepang dalam membentuk sebuah kebiasaan dan melawan rasa malas.

Ingat, penyebab malas adalah ketika kita terlalu banyak berpikir yang ribet-ribet. Padahal apa yang terlintas dalam pikiran kita belum tentu sama persis dengan apa yang akan terjadi.

Pasti teman-teman pembaca pernah merasa malas mengerjakan tugas, tapi ketika dipaksakan untuk melakukannya sedikit-sedikit, malah menjadi asyik sendiri dan tak mau berhenti sampai semuanya selesai, dan setelah selesai anda berpikir bahwa, “ahh,, benar juga ya,,tugasnya tak seribet yang saya pikirkan tadi”. Namun, jika anda belum pernah merasakan. Coba lakukan dan buktikan.

Ya.. Kembali lagi bahwa, jika ingin melawan rasa malas, dan membentuk kebiasaan produktif yang baru. Sisihkan waktumu yang dari 24 jam ke 1 menit itu secara konsisten dalam waktu yang sama setiap hari. Saya bisa menjamin bahwa jika konsisten melakukannya, tak cukup waktu seminggu, anda akan menambah porsi waktu itu mungkin menjadi 5 menit, 10 menit, 30 menit, bahkan rela menghabiskan berjam-jam. Karena kembali lagi. Hal yang dilakukan secara terus menerus akan menjadi candu dan akan menjadi kebiasaan, dan ketika hal itu menjadi kebiasaan. Berlakulah prinsip. Terpaksa, bisa, terbiasa, luar biasa. !!!

1 komentar untuk “Prinsip Kaizen : Membentuk Kebiasaan dalam 1 Menit”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top