Jaga Mata : Jaga Hati

“katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya: yang demikian itu lebih baik bagi mereka. Sungguh, Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat” (Qs. An-Nur : 30)

untuk seorang muslim terkhusus kepada kaum Adam, menjaga pandangan ini adalah sebuah kegiatan yang bisa terbilang agak sulit untuk dilakukan, ada yang menganggapnya tidak perlu untuk di lakukan dan ada yang menganggapnya sangat perlu untuk dilakukan.

banyak orang yang menganggap laki laki  yang menjaga pandangan nya dari wanita adalah orang yang sok mau di kata, atau munafik. padahal memang itu adalah hal yang tidak mudah dan mungkin saja bagi kaum adam yang ingin mencoba pasti ada saja halangan yang menjadikannya lupa untuk melakukannya, walaupun ada niat. Apa lagi cemooh orang orang yang menanggapnya munafik menjadi beban bagi orang yang bersungguh sungguh ingin melakukannya.

Itulah tantangan bagi orang orang yang ingin berubah. Yaa meskipun yang membuatnya terhalang adalah sebagian besar pasti lingkungan. 

padahal sudah sangat jelas bagi seorang muslim dan tertera dengan dalilnya bahwa kita seharusnya senantiasa untuk menjaga pandangan kita dan kemaluan kita. jika ingin hati kita bersih dan nyaman maka langkah yang pasti harus kita laksanakan yaitu menjaga pandangan dari hal hal yang bersifat membawa kemungkaran dari Allah swt.

bagi insan yang terbiasa melakukan maksiat tentu hal demikian hanyalah sebuah cemo’oh atau dianggap hal yang lucu untuk dilakukan, karena, secara hatinya sudah tertutup oleh maksiat yang ia lakukan, akan tetapi bagi orang yang ingin berubah tentu masih dibukakan jalan untuk berubah, tapi hal itu tak segampang dengan membalikkan telapak tangan. butuh waktu untuk mengubah hidup asalkan kita terus menerus berusaha dan konsisten dalam menjalankannya.

dan teruntuk orang orang yang sedang berusaha untuk menundukkan pandangannya. Janganlah berputus asa untuk terus berusaha semaksimal mungkin, tentu itu hal yang sulit untuk di biasakan dengan kendali kita berada di lingkungan yang tidak mendukung. tapi percayalah, Kau tak sendirian, Allah maha melihat dan mengetahui hamba hambanya yang sedang berusaha mendekatkan diri kepadanya. percayalah dari kepahitan sekarang akan ada nikmat yang tak terbendung dikemudian hari.

jangan pernah untuk berpaling dari apa yang menurutmu sudah benar, walaupun penghalangannya banyak. tidakkah sebatang pohon mangga yang berbuah banyak orang yang dibawah untuk melemparinya batu? jadi lah pohon yang berbuah itu. tetap tegak berdiri dan berbuah banyak.

You are never walk Alone bro..

Semangat Hijrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top