Tidak ada yang salah dari sebuah pilihan. Yang salah itu adalah ketika kita sudah memilih, lalu kita mengeluh dengan pilihan itu. Dan, yang lebih bodohnya lagi, ketika kita sudah mengeluh, tapi kita tidak melakukan apapun untuk mengubah pilihan itu.
Itu adalah pernyataan yang dilontarkan oleh Dzawin Nur. Salah satu comedian favorit saya.
Berbicara tentang pilihan. Memang, sudah menjadi kalimat yang klise, bahwa hidup adalah tentang pilihan.
Entah itu memilih menjadi karyawan, menjadi pengusaha, self employe, freelance, atau apapun itu. Bahkan memilih untuk menjadi pengangguran. Its okey.
Namun, yang menjadi masalah adalah, setelah kita memilih untuk menjadi, lantas selanjutnya apa? Apakah kita sudah menikmati? Sudah bersyukur? Sudah merasa cukup? Atau, ternyata pilihan kita salah?
Pilihan yang salah. Menurut saya, melakukan kesalahan dalam sebuah pilihan pun tidak ada salahnya. Itu adalah bagian dari mencoba.
Contoh saja. Seorang yang dulunya karyawan, punya jabatan yang bagus, gaji yang oke, lalu memutuskan untuk resign dari pekerjaan dan memulai usaha. Namun, usaha yang dijalankan ternyata gagal, lalu berujung ke penyesalan.
Belum lagi, mulut tetangga yang tiada henti mengatakan “Siapa suruh nekat pengen jadi pengusaha, gaya-gayaan aja. Mendingan jadi karyawan aja kemarin enak. Kalau gitu kan hidupnya gak bakalan kek gini”.
Padahal, tidak ada salahnya…
Tidak ada salahnya memilih untuk resign di tengah posisi yang mentereng karena ingin memulai hal baru.
Meskipun nyatanya, pilihan tersebut tak sesuai harapan. Its okey. Tidak masalah.
Tidak ada yang salah. Justru itu lebih baik baginya. Kejatuhannya bukan berarti jatuh sia-sia. Ada banyak pelajaran yang bisa diambil, daripada tidak mencoba sama sekali.
Mungkin, dengan begitu dia jadi tahu bagaimana dunia usaha itu? Mungkin dia jadi tahu bagaimana cara mengelola risiko lebih baik lagi? Mengelola keuangan yang lebih bagus lagi? Dibanding tetap stay di zona nyamannya yang kemarin. Itu lebih baik baginya.
Mungkin, dengan kegagalan yang dia dapatkan saat ini, bisa menjadi bekal untuk kehidupannya di masa nanti.
Tidak ada yang salah.
Tidak ada yang salah dari sebuah pilihan.
Tidak ada yang salah dari sebuah percobaan.
Tidak ada yang salah dari sebuah pembelajaran.
Tidak ada yang salah dari sebuah pengalaman.
Tidak ada yang salah dari sebuah kegagalan.
Pilihan, percobaan, pembelajaran, pengalaman, kegagalan, adalah kumpulan entitas yang mengantarkan kita ke tahap kehidupan kita selanjutnya.
Yang akan membentuk diri kita menjadi siapa ke depannya.
Tidak ada yang sia-sia. Tidak ada yang salah. Semua yang terjadi adalah apa adanya, yang terjadi sudahlah terjadi dan biarlah menjadi pengalaman yang berharga. Untuk membentuk diri kita ke depannya.
So, tidak perlu takut untuk menjalani pilihanmu. Tidak perlu ada tekanan dari sekitar untuk memutuskan pilihanmu.
Hiduplah dari pilihanmu, hiduplah pada hidup yang benar-benar ingin kamu hidupi. Jadilah diri sendiri dengan pilihan-pilihanmu.
Terima kasih sudah membaca. Selamat beraktivitas kembali.